Indonesia Masters Super 100 Bawa Motivasi ke Level Dunia

Turnamen internasional di GOR Terpadu Ahmad Yani menjadi kesempatan atlet muda Kalbar menyaksikan langsung standar permainan kelas dunia.

Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat Joko Sularso. Foto: Rizal Daeng/Kolase.id

Kolase.id — Pontianak kembali berada di peta bulu tangkis internasional. Setelah sukses menggelar Polytron Pontianak International Challenge 2026, Kota Khatulistiwa kini bersiap menjadi tuan rumah Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100 yang akan berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani pada 1–6 September 2026.

Bagi atlet muda Kalimantan Barat, kehadiran turnamen ini bukan sekadar kesempatan menyaksikan pertandingan para pebulutangkis kelas dunia. Ajang tersebut diharapkan menjadi sumber motivasi sekaligus ruang belajar untuk mengukur sejauh mana standar permainan yang harus mereka kejar jika ingin bersaing di level internasional.

Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso, menilai kehadiran turnamen tersebut menjadi peluang besar yang tidak boleh dilewatkan oleh atlet-atlet muda daerah.

Menurutnya, para atlet Kalimantan Barat kini memiliki kesempatan untuk melihat langsung bagaimana pemain nasional dan internasional bertanding pada level kompetisi yang lebih tinggi.

“Saya berharap penyelenggaraan ini dapat memberikan pengaruh positif bagi atlet Kalimantan Barat, sehingga mereka semakin giat berlatih,” kata Joko, Senin (31/8/2026).

Bagi Joko, turnamen internasional bukan sekadar pertandingan yang dinikmati dari tribun. Kehadiran para pemain dengan kualitas dunia dapat menjadi sumber pembelajaran langsung bagi atlet muda Kalbar.

Mereka dapat mengamati pola permainan, kecepatan, strategi, teknik, hingga mental bertanding para atlet yang selama ini mungkin hanya disaksikan melalui layar televisi atau media sosial.

Joko berharap para atlet muda tidak berhenti hanya sebagai penonton. Momentum Indonesia Masters Super 100, menurut dia, harus menjadi pemantik untuk mengukur kemampuan dan memacu diri menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

“Ini menjadi motivasi bagi atlet Pontianak dan Kalimantan Barat, khususnya, untuk lebih giat berlatih dan mempersiapkan diri agar nantinya bisa mengikuti serta bersaing di berbagai event internasional,” ujarnya.

Ia juga melihat penyelenggaraan turnamen tersebut membawa pesan penting bagi dunia olahraga di Kalimantan Barat.

Pontianak, kata Joko, telah membuktikan bahwa daerah juga mampu menjadi panggung kompetisi bulu tangkis bertaraf internasional.

“Dengan adanya event internasional yang digelar di Pontianak, mereka bisa melihat bahwa Pontianak juga mampu menjadi tuan rumah kejuaraan bertaraf internasional,” katanya.

Joko turut mengapresiasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia atau PP PBSI yang kembali memberikan kepercayaan kepada Pontianak untuk menggelar turnamen internasional.

“Dari Pengprov PBSI Kalbar sendiri, kami mengucapkan terima kasih kepada PP PBSI yang telah mempercayakan Pontianak sebagai pelaksana kegiatan Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026,” tuturnya.

Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100 menjadi turnamen internasional kedua yang digelar di Pontianak dalam waktu berdekatan. Jika Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi pembuka, Indonesia Masters Super 100 membawa persaingan ke level yang lebih tinggi.

Statusnya sebagai bagian dari BWF World Tour menjadikan perebutan poin ranking dunia sebagai salah satu daya tarik utama turnamen tersebut.

Joko pun mengajak masyarakat Kalimantan Barat untuk memberikan dukungan langsung dari tribun GOR Terpadu Ahmad Yani.

“Mari kita ramaikan dan berikan dukungan kepada para atlet yang bertanding,” ujarnya.

Bagi Joko, dukungan penonton bukan sekadar untuk menyemarakkan pertandingan. Atmosfer tribun yang penuh juga dapat menjadi pengalaman berharga bagi atlet-atlet lokal yang suatu hari berharap tampil dan bersaing di panggung internasional.

Pontianak kini bukan sekadar kota tempat pertandingan berlangsung. Lewat dua turnamen internasional yang digelar secara berdekatan, Kota Khatulistiwa sedang membuka panggung bulu tangkis dunia sekaligus menghadirkan inspirasi bagi generasi atlet Kalimantan Barat berikutnya.*

Exit mobile version