Atasi Jalan Rusak Ketapang dan Kayong Utara, Ria Norsan Terapkan Skema Perbaikan Fungsional

Kucurkan Rp23 Miliar, Pastikan Akses Jalan Kayong Utara Mulus Sebelum Agustus

Avatar
Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau langsung kerusakan ruas jalan Pesaguan–Kendawangan, tepatnya di Desa Sungai Nanjung, Kecamatan Matan Hilir Selatan. Foto: Dok. Kolase.id

Kolase.id – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara. Langkah strategis ini merupakan wujud nyata visi-misi pemerintah daerah dalam menghadirkan akses transportasi yang layak bagi masyarakat melalui pendekatan prioritas efektif dan pembiayaan bertahap.

Ria Norsan mengambil keputusan cepat setelah meninjau langsung kerusakan ruas jalan Pesaguan–Kendawangan, tepatnya di Desa Sungai Nanjung, Kecamatan Matan Hilir Selatan. Ia melihat banyaknya lubang yang membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat memasuki musim hujan.

“Kami memprioritaskan perbaikan efektif pada dua kilometer dari total tiga kilometer jalan yang rusak. Sisa satu kilometer lainnya tetap kami fungsikan sembari mengupayakan tambahan anggaran pada Perubahan APBD berikutnya,” ujar Ria Norsan, Kamis (9/4/2026).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga tengah menyiapkan jalur pendanaan lanjutan melalui APBN dan program Inpres Jalan Daerah. Skema ini bertujuan agar penanganan infrastruktur di wilayah Kendawangan dapat tuntas secara menyeluruh tanpa harus menunggu ketersediaan anggaran penuh di awal.

Gubernur juga meninjau ruas jalan yang menghubungkan Teluk Batang hingga Sukadana di Kabupaten Kayong Utara pada Jumat (10/4/2026). Peninjauan ini bertujuan memastikan kelancaran akses transportasi menjelang gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi.

Untuk mempercepat pengerjaan di wilayah ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp23 miliar untuk perbaikan sepanjang 1,7 kilometer. Ria Norsan juga memastikan bahwa sisa ruas jalan lainnya tetap layak dilalui masyarakat melalui program pemeliharaan.

Gubernur menargetkan seluruh pengerjaan jalan di Kayong Utara selesai sebelum Agustus 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari pola pembangunan infrastruktur yang terukur dan tepat sasaran guna menjawab isu strategis di daerah.

Dengan skema fungsional ini, masyarakat diharapkan dapat segera merasakan manfaat jalan yang lebih aman dan nyaman meski proses penganggaran dilakukan secara bertahap.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *