Pengendalian titik-titik rawan di kawasan vital juga menjadi perhatian pemerintah, terutama di sekitar Bandara Supadio, Sungai Asam dan wilayah sekitarnya.
“Kami berkomitmen untuk terus memaksimalkan penanganan dan mitigasi di lapangan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan berdoa agar cuaca segera membaik dan hujan turun sehingga titik-titik api dapat dipadamkan secara menyeluruh,” pungkasnya.
Kunjungan Gubernur Kalbar ke lokasi karhutla di Kubu Raya memperlihatkan bahwa ancaman kebakaran belum benar-benar berakhir.
Tantangan berikutnya bukan hanya memadamkan api yang telah muncul, tetapi memastikan pencegahan bekerja lebih cepat agar titik api tidak kembali berubah menjadi bencana yang lebih luas.*
