Kolase.id – Memasuki tahun kedua masa kepemimpinan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Pemerintah Provinsi Kalbar melakukan terobosan strategis melalui perluasan jangkauan program Pembiayaan Beasiswa Pendidikan (PBP). Kebijakan ini kini tidak lagi terbatas pada sekolah negeri, melainkan merambah ke sekolah swasta, sebagai langkah nyata pemerataan akses pendidikan di Bumi Khatulistiwa.
Sepanjang tahun 2025, program ini telah menyentuh lebih dari 113 ribu siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB di seluruh Kalbar. Merujuk data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar, penerima manfaat terdiri dari sekitar 106 ribu siswa sekolah negeri, 7.372 siswa SMA swasta, dan 586 siswa SLB swasta.
Perluasan skema PBP menjadi pembeda utama kebijakan pendidikan di era kepemimpinan Gubernur Ria Norsan bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan. Jika sebelumnya bantuan hanya berfokus pada sektor negeri, kebijakan baru ini menghadirkan pendekatan yang lebih inklusif.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menjelaskan bahwa meskipun program pendidikan secara umum sudah berjalan sesuai dengan APBD, penyesuaian cakupan penerima menjadi terobosan krusial.
“Secara program tidak banyak berubah karena saat Gubernur mulai menjabat, APBD dan kegiatan sudah berjalan. Namun yang membedakan adalah jangkauan program yang diperluas. Jika sebelumnya hanya menjangkau sekolah negeri, kini diperluas hingga sekolah swasta,” ungkap Syarif.
Menurut Syarif, kebijakan ini memberikan dampak signifikan, tidak hanya dalam menekan angka putus sekolah, tetapi juga menjaga stabilitas operasional satuan pendidikan.
“Dampaknya besar, bukan hanya bagi siswa, tetapi juga untuk operasional sekolah. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sering kali belum mencukupi, terutama bagi sekolah dengan jumlah siswa terbatas. Dengan adanya PBP, sekolah dapat memenuhi kebutuhan penting seperti akses internet untuk asesmen, transportasi kegiatan siswa, hingga mendukung kegiatan ekstrakurikuler,” tambahnya.
Perluasan PBP ini menegaskan komitmen Pemprov Kalbar dalam menjadikan sektor pendidikan sebagai fondasi utama peningkatan kualitas sumber daya manusia, sekaligus menyiapkan generasi unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
