Kolase.id – Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti, memastikan langkah ke semifinal POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 setelah memenangi pertandingan sengit tiga gim atas wakil Chinese Taipei, Chen Bo-Yuan/Chen Yan Fei.
Pada laga perempat final yang berlangsung di Pontianak, Jumat (4/9/2026), pasangan unggulan kelima itu menang dengan skor 21-17, 19-21, 21-16.
Rehan/Melati sebenarnya berpeluang menuntaskan pertandingan dalam dua gim. Namun, sejumlah kesalahan sendiri pada penghujung gim kedua membuat keunggulan mereka terlepas dan pertandingan harus dilanjutkan ke gim penentuan.
Rehan mengaku bersyukur bisa membawa pulang kemenangan meski pertandingan berlangsung lebih panjang dari yang diharapkan.
“Alhamdulillah bisa melangkah ke semifinal walaupun tadi seharusnya bisa menang straight game, tapi tidak mengapa. Kami tetap kasih yang terbaik, daya juangnya ditunjukkan,” kata Rehan.
Pada gim ketiga, Rehan/Melati bahkan sempat tertinggal. Namun, pasangan Indonesia itu mampu bangkit dan terus mengejar poin hingga akhirnya membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan.
“Di gim ketiga juga sempat ketinggalan, tetap kami tidak menyerah, tetap usaha cari poin terus,” ujar Rehan.
Ia juga mengapresiasi dukungan penonton Pontianak yang disebutnya menjadi tambahan energi bagi pasangan Indonesia tersebut.
“Terima kasih kepada penonton membuat tambah motivasi untuk yakin bisa menang. Istilahnya kami sudah unggul 1-0 duluan dengan dukungan mereka,” katanya.
Sementara Melati mengakui kegagalan mempertahankan keunggulan di gim kedua terjadi akibat sejumlah kesalahan sendiri dan menurunnya fokus.
“Kami banyak melakukan kesalahan sendiri di akhir-akhir gim kedua. Sudah unggul tapi agak lengah jadinya tersusul dan lepas,” ungkap Melati.
Menghadapi laga semifinal, Rehan/Melati akan terlebih dahulu mempelajari permainan calon lawan sebelum menentukan strategi. Melati menegaskan, pasangan China yang akan dihadapi tidak boleh dipandang sebelah mata.
“Untuk besok, paling pertama-tama kami mau lihat dulu permainannya seperti apa, baru mengatur strategi. Yang pasti lawan pasangan China, mau junior, mau senior itu sama. Mental mereka sangat baik jadi tidak boleh lengah sama sekali. Tidak boleh dianggap remeh,” tegas Melati.
Kemenangan atas Chen Bo-Yuan/Chen Yan Fei membawa Rehan/Melati selangkah lebih dekat menuju partai puncak POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026. Daya juang mereka saat berada di bawah tekanan kini menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di babak semifinal.*












