Posko Solidaritas Rakyat Borneo Perkuat Pemadam Api Karhutla

Pemadam mendapat sepatu bot, masker respirator, senter, perlengkapan medis hingga logistik untuk mendukung penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalbar

Avatar
Personel Damkar Swadesi Assalam dalam pusaran lidah api Karhutla Kalbar. Foto: Dok. Damkar Swadesi Assalam

Kolase.id — Posko Solidaritas Rakyat Borneo memperkuat para pemadam yang berada di garis depan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Misi kemanusiaan ini menyalurkan perlengkapan pemadam dan alat keselamatan, makanan, suplemen, dan obat-obatan.

Dukungan tersebut diberikan karena para pemadam menghadapi langsung kondisi di lapangan saat api dan asap masih mengancam sejumlah wilayah. Posko menilai kebutuhan mereka tidak berhenti pada masker, tetapi juga mencakup perlengkapan yang menunjang aktivitas pemadaman.

Ketua Posko Solidaritas Rakyat Borneo Erni Damayanti mengatakan pihaknya menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan yang disampaikan dari lapangan.

“Bantuannya tidak hanya masker. Kami juga menerima permintaan perlengkapan medis dan kebutuhan untuk teman-teman pemadam. Karena itu, bantuan yang dikumpulkan kami sesuaikan dengan kebutuhan yang masuk dari lapangan,” kata Erni, Selasa (8/9/2026).

Sejumlah kelompok pemadam telah menerima dukungan, di antaranya Damkar Pemadam Mitra Perum 3, Pemadam Kebakaran Swadesi Assalam, dan Forum Komunikasi Pemadam Kebakaran (Forkom Damkar) Swasta.

Posko menyalurkan alat penerang seperti senter, sepatu bot, dan masker respirator untuk mendukung aktivitas pemadam di lapangan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan yang diarahkan kepada kelompok yang terlibat langsung dalam penanganan karhutla.

Selain perlengkapan keselamatan, posko juga menyediakan kebutuhan medis dan konsumsi. Bantuan yang disalurkan meliputi spuit, oksigen portable, infuse set dewasa, hansaplast dan eukoplast, serta sejumlah unit obat-obatan.

Dukungan logistik juga mengalir kepada kelompok di lapangan. Posko mencatat bantuan yang telah disalurkan berupa paket makanan lengkap, susu, minuman isotonik, air mineral, dan roti-rotian.

Erni mengatakan Posko Solidaritas Rakyat Borneo sejak awal tidak hanya dirancang untuk membagikan bantuan kepada warga yang terdampak asap. Posko juga menjadi ruang untuk menopang kerja kelompok relawan damkar yang menghadapi langsung dampak karhutla.

“Posko ini dibentuk sebagai ruang solidaritas bersama. Bantuan yang terkumpul kami distribusikan sesuai kebutuhan di lapangan, baik untuk masyarakat maupun teman-teman relawan yang membantu penanganan karhutla,” ujarnya.

Posko Solidaritas Rakyat Borneo terbentuk pada 29 Agustus 2026 dan mulai aktif pada 1 September. Sebanyak 19 organisasi bergabung dalam gerakan tersebut, terdiri dari organisasi masyarakat sipil, mahasiswa, jurnalis, serikat pekerja, lembaga bantuan hukum, hingga kelompok relawan.

Di antara organisasi yang bergabung yakni Link-AR Borneo, AGRA Kalbar, GSBI Kalbar, SIEJ Simpul Kalbar, AJI Pontianak, Yayasan Kolase, LBH Pontianak, FSPBR, IJTI Kalbar, Paramedis Jalanan, KDK Official, Pontianak Boys 1970, KASBI serta sejumlah organisasi mahasiswa di Universitas Tanjungpura.

Dukungan kepada pemadam berjalan bersamaan dengan bantuan untuk masyarakat yang menghadapi paparan asap. Berdasarkan data posko hingga 7 September 2026, sudah puluhan ribu masker disalurkan.

Masker yang dibagikan terdiri dari KN95, KF94, Medishield untuk dewasa serta KF Kids. Pembagian dilakukan melalui sejumlah titik distribusi maupun secara langsung kepada masyarakat.

Hingga 8 September sore, distribusi bantuan telah menjangkau Kabupaten Sintang, Sambas, Mempawah, Ketapang, Kapuas Hulu dan Kubu Raya.

Di Sintang, bantuan disalurkan melalui POS-KOL Sintang, sedangkan di Sambas melalui Posko Sambas. Di Ketapang, distribusi dilakukan di kawasan Jalan Tanjungpura, Desa Awan Kiri, dan Desa Labai Hilir.

Di Mempawah, bantuan untuk kelompok pemadam disalurkan melalui Forkom Damkar Swasta di Wajok. Sementara di Kubu Raya, bantuan menjangkau Dusun Madani, Desa Mekar Sari, Desa Lingga, Desa Kalibandung, Desa Teluk Bakung, dan Desa Lintang Batang.

Posko juga membagikan masker secara langsung kepada masyarakat di sejumlah titik di Kota Pontianak, seperti Bundaran Digulis dan simpang Jalan Tanjungpura. Di Kubu Raya, pembagian dilakukan di empat lampu merah kawasan Jembatan Kapuas II arah Ambawang.

Bagi Erni, keberadaan posko penting untuk mempertemukan kebutuhan di lapangan dengan sumber daya masyarakat yang ingin membantu. Dengan koordinasi tersebut, bantuan diharapkan dapat bergerak lebih cepat menuju kelompok yang membutuhkan.

“Kami mengajak masyarakat yang ingin membantu untuk bersama-sama mendukung kebutuhan di lapangan. Bantuan akan kami arahkan kepada wilayah dan kelompok yang memang membutuhkan,” katanya.

Posko Solidaritas Rakyat Borneo masih membuka ruang bagi masyarakat, organisasi maupun kelompok lain yang ingin terlibat dalam penggalangan dan pendistribusian bantuan.

Bantuan dapat disalurkan melalui Bank BNI 1278584912 atas nama Erni Damayanti (Staf Link-AR Borneo). Informasi dan pembaruan dana tersedia melalui akun Instagram @borneosolidarity.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *