Usai memantau kondisi melalui Command Center Pusdalops BPBD Kalbar, Norsan bersama rombongan kemudian bertolak menuju salah satu wilayah rawan karhutla untuk melihat langsung proses pemadaman yang dilakukan petugas gabungan.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi upaya memastikan kebutuhan personel di lapangan terpenuhi. Para petugas selama ini menjadi garda terdepan yang menghadapi api dan paparan asap dalam proses pemadaman.
Dalam kunjungan itu, Norsan memberikan semangat kepada petugas dan menyerahkan bantuan berupa suplemen, susu, serta makanan untuk mendukung stamina mereka selama menjalankan tugas.
Penguatan koordinasi dan penanganan langsung di lapangan menjadi langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mencegah kebakaran meluas.
Namun, keberhasilan pengendalian karhutla juga bergantung pada kecepatan penanganan, ketegasan pengawasan, serta kepatuhan semua pihak untuk tidak menyalakan api di tengah kondisi lahan yang semakin kering.
Di tengah ancaman kabut asap dan risiko gangguan kesehatan, penanganan karhutla kini tidak hanya menjadi pekerjaan petugas pemadam. Tantangannya adalah memastikan api dapat dihentikan sebelum kembali berkembang menjadi bencana yang dampaknya dirasakan masyarakat luas.*










